You are currently viewing Prodi Manajemen IBN Kerjasama dengan UiTM

Prodi Manajemen IBN Kerjasama dengan UiTM

Prodi Manajemen Institut Bisnis Nusantara (IBN) sukses menjadi pemateri pada Webinar Collaborative Teaching- MGT657 (Strategic Management) bersama Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia selama 2 hari pada Kamis (27/6/2024) hingga Jumat (28/6/2024) pukul 09.30 WIB. Undangan menjadi pemateri ini diberikan oleh Dekan Fakulti Pengurusan dan Perniagaan Bapak Prof Dr. Firdaus Abdullah. 

Adapun yang menjadi pembicara dari IBN pada kegiatan webinar ini adalah Kaprodi Manajemen IBN ibu Dr. Susi Adiawaty, S.Psi, MM, ACAC dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Bapak Edi Wahyu Wibowo, SE, MM.

Pada kesempatan ini, pak Edi menyampaikan materi tentang “Creating Quantitative Research Articles Using Statistical Product and Service Solutions (SPSS)” dan Ibu Susi menyampaikan materi tentang “Implementing Strategis”.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Bapak Edi Wahyu Wibowo, SE, MM.

Pak Edi Wahyu Wibowo, SE, MM menjelaskan kepada peserta tentang pentingnya penguasaan SPSS bagi penelitian kuantitatif. Menurut Dosen Manajemen ini, SPSS akan sangat membantu pengolahan data dengan waktu yang relatif singkat dan metode yang lebih mudah untuk menghasilkan data yang akurat.

“Keakuratan data dari SPSS akan membantu peneliti untuk mendapatkan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya secara tepat dan efisien,” ujarnya.

Kaprodi Manajemen IBN ibu Dr. Susi Adiawaty, S.Psi, MM, ACAC menjelaskan materi kepada para peserta

Ibu susi menjelaskan tentang masalah apa saja yang menjadi kendala dalam implementasi strategi.

Menurutnya ada beberapa hambatan dalam implementasi strategi mulai dari visi dan strategi tidak actionable, strategi tidak terhubung ke alokasi sumber daya perusahaan dan strategi yang tidak terhubung dengan tim departemen dan individu.

Pada kesempatan ini bu Susi juga menjelaskan tentang tatangan para manager di Indonesia dalam melakukan aktivitas managerial yang berbeda-beda. Hal tersebut menurutnya disebabkan karena kondisi perusahaan Indonesia memiliki latarbelakang budaya yang berbeda-beda.

“Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.508 pulau yang dihuni lebih dari 360 suku bangsa. Hal ini membuat Indonesia kaya akan keragaman budaya dan tradisi sehingga menjadi tatangan para manager di Indonesia dalam melakukan aktivitas managerial yang berbeda-beda,” ujarnya.

Oleh karena itu, menurutnya perlu membuat tujuan tahunan yang jelas.

“Tujuan tahunan adalah tonggak keinginan yang harus dicapai organisasi untuk memastikan keberhasilan implementasi strategi,” ujarnya.

Kaprodi Manajemen IBN ibu Dr. Susi Adiawaty, S.Psi, MM, ACAC memberikan materi kepada peserta webinar

Ia menjelaskan bahwa tujuan tahunan dapat menjdai dasar untuk mengalokasikan sumber daya, sebagai mekanisme utama mengevaluasi manajer, memungkinkan pemantauan yang efektif terhadap kemajuan dalam mencapai tujuan jangka panjang.

“Selain itu, tujuan tahunan juga dapat membantu menetapkan prioritas organisasi, divisi dan departemen dan membantu menjaga rencana strategis tetap pada jalurnya,” ujarnya.

Sebagai pemateri, Pak Edi dan Bu Susi memberi apresiasi atas keterlibatan aktif para mahasiswa yang menjadi peserta webinar. Bu Susi berharap kegiatan kerjasama ini menjadi peluang untuk mengembangkan keilmuan para dosen dan juga mahasiswa yang terlibat.

“Senang sekali karena mahasiswa yang bergabung dalam webinar sangat antusias mengikuti webinar dari awal hingga akhir. Semoga ke depan kerjasama ini dapat tetap berlanjut demi perkembangan keilmuan, Prodi dan kampus IBN dan UiTM,” pungkasnya.