You are currently viewing Bimtek Uji Publik Universtas Paramadina

Bimtek Uji Publik Universtas Paramadina

Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Institut Bisnis Nusantara (IBN) memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada perwakilan Satgas ad hoc dari Universtas Paramadina di ruang lantai 3 Gedung Pulo Mas IBN pada Rabu (3/1/2024) pukul 10.00 WIB.

Adapun Satgas Adhoc yang berkunjung dari Universtas Paramadina diwakili oleh Staff Kemahasiswaan Bapak Nurholis, Penjaminan Mutu Bapak Andilala, Staff Akademik Ibu Heni Dwi Febriyanti, Wakil Rektor III Ibu Dr. Fatchiah Kertamuda, M.Sc, Humas Ibu Kurniawaty Yusuf, Kaprodi Psikologi Ibu Devi Wulandari, dan Mahasiswa Ibu Alia Rahatulurumah.

Pemaparan Bimtek oleh Ketua Satgas PPKS IBN, Ibu Arta Elisabeth Purba, S.Ikom., M.I.Kom 

Rektor IBN, Ibu Dr. M.F.Christiningrum, Ak., CA. didampingi beberapa perwakilan dari Satgas PPKS IBN yakni Sekprodi Komunikasi Ibu Arta Elisabeth Purba, S.I.Kom., Kabag Personalia Ibu Elisabeth Sudarmi, SE., MM. dan mahasiswa Jelica Rachma Dhita menyambut kedatangan Satgas Adhoc Paramadina yang berkunjung.

Dalam kesempatan ini, peserta Bimtek berdiskusi tentang upaya pembentukan Pansel dan Satgas. Ketua Satgas PPKS IBN, Ibu Arta Elisabeth Purba, S.Ikom., M.I.Kom menjelaskan tentang fungsi dan tujuan terbentuknya Satgas di IBN dan mekanisme pembentukan Satgas di IBN.

Rektor IBN, Ibu Dr. M.F.Christiningrum, Ak., CA. menyambut Satgas ad hoc Universitas Paramadina

Menurut Ibu Arta, ada berbagai teknis pelaksanaan uji publik yang perlu dipersiapkan mulai dari waktu pelaksanaan Uji Publik secara keseluruhan, pembagian materi yang dipaparkan, teknis tanya jawab dan mekanisme penilaian rekomendasi dari observer dalam hal penentuan Pansel.

Foto bersama pasca Bimtek di ruang Amphiteater Lantai III Gedung Pulomas IBN 

Dalam kesempatan ini, Anggota Satgas lainnya Ibu Eli dan Jelica secara bergantian memberikan sharing terkait Bimbingan Teknis tentang proses pelaksanaan percepatan pembentukan Satgas kepada perwakilan perguruan tinggi yang berkunjung.

Mereka juga sharing mengenai Bimbingan Teknis dari Kemdikbudristek yang pernah diikuti, rapat koordinasi yang telah berjalan, sosialisasi yang telah terlaksana dan upaya pendampingan pembentukan Satgas PPKS kepada Perguruan tinggi swasta yang dipercayakan oleh LLLDIKTI.

Satgas PPKS IBN telah mendampingi 7 perguruan tinggi dan berperan sebagai observer eksternal pada Uji Publik. Adapun perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Indraprasta PGRI, Universitas Nusa Mandiri, Politeknik Tempo, Akademi Bakti Kemanusiaan PMI, STMT Malahayati, Universitas Tama Jagakarsa dan Politeknik Bentara Citra Bangsa.

Rektor IBN, Ibu Dr. M.F.Christiningrum, Ak., CA. mendukung penuh pembentukan Satgas Paramadina

Sebelum penandatanganan MoU dilakukan, Ibu Christiningrum menyampaikan apresiasinya bagi Universitas Paramadina yang telah berkujung.
Ia mendukung penuh upaya pembentukan Satgas di kampus-kampus sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 30 tahun 2021 tentang PPKS di lingkungan kampus demi mencegah kekerasan seksual di lingkungan kampus.

“Kampus kami selalu mendukung dan membantu kampus-kampus lain yang membutuhkan bantuan kami dalam hal pembentukan Satgas sehingga kampus bisa bersih dari kekerasan seksual,” ujarnya.

Penandatanganan MoU diwakilkan oleh Wakil Rektor III Ibu Dr. Fatchiah Kertamuda, M.Sc dari Universitas Paramadina dan Ibu Arta Elisabeth Purba, S.Ikom., M.I.Kom dari IBN 

Bu Cristin berharap kerjasama dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual ini dapat berlanjut sehingga ekosistem kampus yang bersih dari kekerasan seksual tetap terjaga.

“Proses belajar mengajar di lingkup perguruan tinggi dapat terlaksana secara optimal jika seluruh sivitasnya bersih dari kekerasan seksual. Kami selalu siap membantu bapak dan ibu agar bisa bergerak bersama memberantas kekerasan seksual,” pungkasnya. (AEP)