You are currently viewing Bimtek Uji Publik Politeknik Bentara Citra Bangsa

Bimtek Uji Publik Politeknik Bentara Citra Bangsa

Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Institut Bisnis Nusantara (IBN) memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada perwakilan dari Politeknik Bentara Citra Bangsa (Bentara Campus) di ruang lantai 2 Gedung Pulo Mas IBN pada Jumat (17/11/2023) pukul 14.00 WIB.

Adapun perwakilan dari Bentara Campus yang hadir pada Bimtek ini adalah Bapak Eris Setiawan, S.Kom., Ibu Rayhana S.Ikom dan Ibu Anastasia Setyaningsih A.S, S.Psi.,M.Psi.

Dalam proses Bimtek ini, Rektor IBN Ibu Dr. M.F.Christiningrum, Ak., CA. didampingi beberapa perwakilan dari Satgas PPKS IBN yakni Ibu Arta Elisabeth Purba, S.I.Kom., dan ibu Elisabeth Sudarmi, SE., MM. mendukung upaya pembentukan Satgas di Bentara Campus. Dalam kesempatan ini, peserta Bimtek berdiskusi tentang upaya pembentukan Pansel dan Satgas.

Seluruh anggota Satgas secara bergantian memberikan bimbingan teknis terkait proses pelaksanaan percepatan pembentukan Satgas kepada perwakilan Bentara Campus yang berkunjung.

Ibu Arta Elisabeth Purba, S.I.Kom., dan ibu Elisabeth Sudarmi, SE., MM. memberikan Bimtek Uji Publik Bentara Campus.

Ibu Arta selaku Ketua Satgas PPKS IBN menjelaskan tentang proses pembentukan Pansel dan Satgas di lingkungan perguruan tinggi yang merupakan perwujudan dari pembumian landasan filososi Ki Hajar Dewantara yang dimuat pada laman LMS LLDIKTI. Upaya ini merupakan upaya dan gerak bersama menciptakan lingkungan kampus yang bersih dari kekerasan seksual.

Dalam kesempatan ini juga dipaparkan teknis pelaksanaan uji publik seperti waktu pelaksanaan, tema materi yang dipaparkan, teknis tanya jawab dan mekanisme penilaian rekomendasi dari observer untuk menentukan Pansel. Pada kesempatan ini, dijelaskan juga tentang fungsi dan tujuan terbentuknya Satgas di IBN serta berbagai mekanisme pembentukan Satgas yang sudah dilalui. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran konkret terkait upaya pembentukan Satgas dan berbagai program kerja yang telah terlaksana.

Ia juga membagikan tentang program kerja Satgas yang telah terlaksana seperti kegiatan Satgas PPKS IBN yang memberikan bimbingan teknis kepada PTS yang berada di bawah naungan Satgas PPKS IBN, melakukan rapat koordinasi, melakukan sosialisasi, menggiatkan upaya pendampingan bagi 16 Perguruan tinggi swasta yang dipercayakan oleh LLLDIKTI Wilayah III sebagai upaya percepatan pembentukan Satgas dan saat ini masih sedang berproses.

Bapak Eris Setiawan, S.Kom., Ibu Rayhana S.Ikom dan Ibu Anastasia Setyaningsih A.S, S.Psi.,M.Psi.

Dari 16 perguruan tinggi yang diasuh, ada beberapa kampus yang telah berkoordinasi secara aktif dalam upaya pembentukan Satgas dengan IBN yakni UNINDRA, Politeknik Tempo, Universitas Nusa Mandiri, Universitas Tama Jagakarsa dan STIKes IKIFA. Selain itu, ada permintaan menjadi observer dari Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia (ABK PMI) dan Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT) Malahayati.

Rektor IBN Ibu Dr. M.F.Christiningrum, Ak., CA. 

Selaku pimpinan tertinggi IBN, Ibu Christiningrum menyampaikan apresiasinya bagi kampus-kampus yang telah berkunjung, termasuk Bentara Kampus. Ia mengungkapkan komitmennya dalam mendukung penuh upaya pembentukan Satgas di berbagai kampus yang telah dipercayakan LLDIKTI untuk dibantu. Seluruhnya berdasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 30 tahun 2021 tentang PPKS di lingkungan kampus.

“Kampus IBN selalu mendorong kampus-kampus lain yang bekerjasama dengan kami dalam hal pembentukan Satgas sehingga segera memiliki Satgas PPKS di kampusnya,” tuturnya.

Proses penandatanganan MoU antara perwakilan Bentara Campus dan perwakilan IBN 

Ibu Christin berharap melalui keberadaan Satgas di lingkungan kampus dapat menciptakan lingkungan kampus yang bersih dari kekerasan seksual sehingga mampu menjalankan tridharma secara maksimal.

“Apabila perguruan tinggi kita bersih dari kekerasan seksual maka proses menuntut ilmu di perguruan tinggi dapat terlaksana secara optimal. Jadi, mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja untuk menciptakan kampus yang kondusif seperti cita-cita sejati di dunia pendidikan kita,” pungkasnya.